5 Tanda kamu perlu resign!




Akhir-akhir ini banyak dari pekerja yang mulai merasa lelah dan tidak cocok dengan pekerjaannya ? Eits, tapi tunggu dulu, bedakan antara kamu jenuh dan tanda untuk resign! Kalau kamu jenuh, kamu hanya merasakan beban kerja tersebut sesaat, tidak berkepanjangan, biasanya kamu merasakan itu saat dikejar deadline dan pekerjaan kamu menumpuk.

5 Tanda kamu perlu resign!

Perhatikan tanda-tanda ini, dan kamu harus hati-hati, karena bisa jadi ini sudah lampu kuning untuk kamu resign!

1. Lingkungan kerja tidak sehat

Pertama, kamu bisa lihat dari lingkungan sosial di kantor kamu, apakah persaingan disana tidak sehat? Kalau jawabannya adalah ya, berarti saatnya kamu pindah. Memiliki persaingan tidak sehat di kantor, dapat memberikan preassure tidak baik untuk mental serta kesehatan kantor itu sendiri.

Persaingan tidak sehat dapat memicu perpecahan yang menyebabkan lingkungan kantor muncul kubu-kubu sosial yang seharusnya tidak ada. Dengan adanya kubu ini, menjadikan tujuan bekerja dalam kantor tersebut tidak lagi satu, karena hal ini sudah mempengaruhi personal. Dimana seharusnya semua karyawan dalam satu kantor memiliki tujuan yang sama yaitu memajukan usaha kantor tersebut dan menjadi yang terbaik.

2. Waktumu terbuang untuk mengerjakan hal yang sama

Setelah dijalani beberapa hari demi hari, bulan demi bulan bahkan tahun demi tahun maka tidak ada tantangan baru dan kamu tidak bisa berkembang. Hal ini sebenarnya bisa disebabkan oleh dua faktor, yaitu:

- Kurangnya kepercayaan

Jika kamu melakukan hal yang sama terus menerus, dan penyebabnya adalah kamu kurang dipercaya. Resign bukan solusi yang tepat, resign menjadi pelarian. Untuk permasalahan ini, sebaiknya kamu harus kembali bekerja lebih sungguh-sungguh dan buat sebuah pencapaian yang menunjukan bahwa kamu sanggup melakukan pekerjaan itu.

- Tidak diberikan kesempatan

Jika kamu melakukan yang sama terus menerus, dan penyebabnya adalah tidak diberi kesempatan, walaupun pekerjaan kamu sudah bagus, dan bisa memberikan pencapaian. Sudah saatnya kamu resign, karena kamu tidak akan berkembang disana. Jika ada tawaran yang lebih baik di kantor lain, kenapa tidak dicoba?

3. Teman-temanmu pergi meninggalkanmu

Satu persatu teman kamu pergi resign meninggalkan kamu, dengan begitu bisa dibilang bahwa turnover pada perusahaan tersebut tinggi, dimana setiap kontrak habis, karyawan tidak ingin memperpanjang kontrak karena benefit dan penghasilan yang didapat dirasa tidak bisa menutupi beban kerja yang cukup besar. Selain itu, bisa jadi perusahaan kamu kurang menghargai pegawainya, sehingga banyak tawaran lain diluar sana yang lebih menggoda dan menyebabkan banyak karyawan di perusahaan kamu berpindah ke lain hati.

4. Waktu kerjamu tidak beraturan

Bukan berarti lembur ya, disini maksudnya kamu dikontak atasan kamu diluar jam kerja, contohnya: kamu di chat sama bos kamu jam 12 malam, untuk minta revisi video, yang sudah kamu berikan saat jam kerja beberapa hari sebelumnya, padahal kamu hanya pekerja part time. Sedangkan, pada saat jam kerja, saat kamu meminta pekerjaan disebutkan kamu tidak ada pekerjaan lain jadi diperbolehkan pulang, namun sialnya saat sudah sampai rumah, kamu dikontak lagi untuk datang ke kantor karena atasan kamu lupa ada pekerjaan yang harus kamu selesaikan. Jika kamu mengalami hal ini, mungkin sudah saatnya kamu mencari tempat lain untuk bekerja.

Kejadian seperti itu, cukup membuat stress, karena kamu hanya sebatas pekerja lepas, dimana keuangan kamu juga terbatas. Jika bekerja diluar kantor kada tidak dihitung bekerja, tapi saat kamu di kantor, tidak ada pekerjaan yang bisa kamu kerjakan karena atasan kamu yang mengatur segalanya. Untuk pekerja tetap, mungkin hal ini sering terjadi, namun tidak terlalu memberatkan karena ada upah lembur, jadi mungkin masih bisa untuk ditoleransi.

5. Kesehatanmu mulai terganggu

Sebelum kamu bekerja di perusahaan kamu sekarang, kamu memiliki rekam medis yang baik, tidak ada penyakit secara jasmani dan rohani. Namun, setelah kamu bekerja mulai muncul permasalahan mental dan lainnya, jangan dianggap ringan! Jika mental kamu mulai terganggu akibat dari pekerjaan yang kamu lakukan, mungkin saatnya kamu harus resign. Mental kamu harus baik untuk menjalani hidup yang baik, jika mental kamu terganggu, efeknya bukan hanya pekerjaan kantor yang terganggu, namun juga kehidupan sosial kamu diluar.
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==