Berikut Tips Olahraga yang Aman bagi Ibu Hamil




Olahraga penting bagi kesehatan fisik dan mental ibu hamil. Namun, ibu hamil disarankan untuk berhati-hati memilih jenis olahraga yang aman.

Aktivitas fisik sangat disarankan bagi ibu hamil demi menunjang kelancaran proses persalinan. Semakin aktif dan bugar seorang ibu, semakin mudah proses persalinan yang dijalani.

Berikut beberapa tips olahraga yang aman dilakukan oleh ibu hamil.

1. Hati-hati pada trimester pertama
Trimester pertama atau menjelang usia kehamilan 12 pekan adalah fase di mana risiko keguguran sangat tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya berhati-hati dalam memilih jenis olahraga pada usia ini.

Lakukan olahraga yang mudah dengan intensitas ringan. Olahraga dengan intensitas sedang dan tinggi hanya akan meningkatkan suhu janin yang berisiko pada timbulnya gangguan sistem saraf pusat.

Perhatikan pula perubahan pada tubuh dan ketahui dengan baik kapan Anda harus mengurangi intensitas olahraga.

Pada periode ini, olahraga dapat menghilangkan rasa cemas dan meningkatkan kepercayaan diri. Jika tak melakukan olahraga apa pun, usahakan agar tubuh tetap aktif bergerak.

2. Jangan memulai olahraga baru
Wanita hamil disarankan untuk melakukan olahraga yang sudah pernah dilakukan agar tubuh dapat cepat beradaptasi dan menyesuaikan intensitas dengan kebutuhan.

Olahraga yang baru dicoba saat hamil akan membuat adaptasi tubuh lebih lama dan berpotensi menimbulkan bahaya.

3. Jangan tahan napas
Jangan menahan napas terlalu lama saat menjalani olahraga. Pasalnya, oksigen berperan penting untuk perkembangan janin.

Anda disarankan untuk tidak melakukan olahraga yang membutuhkan aktivitas menahan napas dalam waktu lama seperti angkat berat dan plank.

4. Jangan berbaring telentang
Hindari melakukan olahraga dengan tubuh telentang. Hal ini akan membatasi aliran darah dari dan ke jantung. Mengutip Metro, aliran darah yang tak sempurna akan berbahaya bagi ibu hamil dan si jabang bayi.

5. Tekanan pada perut
Jangan lakukan olahraga yang memusatkan tekanan pada intra-abdominal atau bagian rongga perut. Gerakan olahraga seperti sit-up, plank, dan gerakan isometrik lainnya tidak disarankan saat hamil.
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==