4 Tanda Karier Anda ‘Mentok’ dan Solusinya, No. 3 Oke Banget!



Bayangkan ini: Lima tahun ke depan Anda masih duduk di meja yang sama, bekerja untuk manajer yang sama, melakukan pekerjaan yang sama, dan mendapatkan gaji yang sama seperti saat ini! Senang? Mau? Kayaknya enggak deh!

Meski sudah senang dengan pekerjaan saat ini, kebanyakan orang akan punya keinginan untuk kesejahteraan yang lebih baik, karier lebih baik, posisi atau jabatan lebih tinggi. Kalaupun ada yang tidak menginginkan semua itu karena merasa sudah punya ‘pekerjaan impian’ pasti ada keinginan juga untuk paling tidak menjalani tanggung jawab yang lebih besar atau mendapat keterampilan serta ilmu yang baru.

Ya, sayangnya, bahkan pekerjaan yang baik bisa menjebak Anda dalam kondisi tanpa kemajuan. Baik dalam jenjang karier maupun tambahan ilmu dan keterampilan baru. Lalu, tindakan apa yang sebaiknya dilakukan jika karier sudah kelaitan mulai mandek, seolah  tak ada lagi ruang untuk kemajuan?

Berikut ada tiga tanda yang menunjukkan bahwa karier Anda di perusahaan ini sudah mentok, dan cara mengatasinya.
 
1. Butuh keajaiban untuk bisa naik jabatan
Cara paling gampang adalah dengan melihat perjalanan karier atasan-atasan Anda. Lihatlah dan cari tahu perjalanan karier supervisor Anda, manager Anda. Jangan –jangan mereka sudah tujuh tahun lebih di posisi yang sama, tanpa pernah merasakan promosi, kenaikan gaji, atau kesempatan untuk mengembangkan ilmu dan keterampilan.

Jika itu yang terjadi, besar kemungkinan akan terjadi juga pada Anda. Tambahan lagi, jika promosi adalah hal utama yang jadi keinginan Anda, lihatlah apakah bos langsung Anda sudah berada di posisi nyaman atau tidak. Kalau jawabannya ya, maka akan sulit bagi Anda untuk promosi karena beliau tidak mungkin resign atau pindah posisi karena sudah merasa nyaman di posisi sekarang.

Langkah yang diambil:
Jika Anda bekerja untuk sebuah perusahaan besar yang terbuka untuk pergeseran horizontal, Anda mungkin dapat pindah ke lain divisi lain yang memiliki lebih banyak kesempatan.

2. Saat kesempatan muncul, Anda malah tidak menginginkannya

Anda mendapatkan tawaran promosi, tetapi justru enggan menerimanya. Pertimbangkan ini: Apakah Anda benar-benar ingin berada di posisi ini terus-menerus? Misal, Anda seorang manajer di sebuah perusahaan besar dan Anda puas untuk saat ini, tetapi sebenarnya Anda merasa pekerjaan ini bukanlah sesuatu yang mau Anda lakukan seumur hidup.

Misalnya Anda ditawari promosi, tetapi bidang dan jenis pekerjaannya sama saja, hanya akan ada lebih banyak tanggung jawab, bos-bos yang lebih banyak, dan lebih banyak klien high-maintenance. Maka apa yang akan kita lakukan, bisa jadi Anda enggan menerimanya karena tidak yakin mau melakukan kerja jenis ini sampai pensiun.

Atau, mungkin Anda tidak bersedia untuk berkomitmen dengan jam kerja diperpanjang, lebih banyak perjalanan bisnis, atau Anda tidak bergairah dengan misi perusahaan. Apapun alasan Anda, jika Anda tidak memiliki keinginan untuk bergerak ke atas di perusahaan Anda saat ini, anggap ini sebagai lampu merah kemajuan Anda. Tanda karier mentok, tapi berasal dari Anda sendiri.

Langkah yang sebaiknya diambil:
Saatnya melihat kembali tujuan karier Anda: Mengapa Anda menghabiskan waktu untuk hal yang tidak membuat Anda bersemangat bergerak naik? Anda mungkin memiliki alasan bahwa gaji saat ini sudah cukup sementara Anda merasa nyaman karena pekerjaan saat ini dapat Anda selesaikan dengan mudah. Kecuali bisa ikhlas di posisi yang sama selamanya, Anda mungkin lebih baik mencari pekerjaan yang akan membuat Anda lebih bersemangat untuk maju dan berkembang .

Jadi, pertimbangkan beberapa pilihan lain di luar perusahaan yang sekarang. Bahkan jika Anda tidak siap berganti karier, ambil beberapa langkah-langkah kecil: Siapkan beberapa informasi mengenai peluang di perusahaan lain atau dalam peran lain, atau sebelum banting stir, terlebih dahulu mengambil kelas atau belajar di bidang yang membuat Anda tertarik. Anda mungkin akan terkejut dengan apa yang Anda temukan-dan mungkin bisa memberikan percikan semangat untuk mengejar sesuatu yang baru.
 
3. Anda merasa tidak berkembang


Ketika mendapatkan lebih banyak pengalaman di posisi saat ini, biasanya seseorang akan berharap bisa mendapat tanggung jawab lebih dan tantangan baru. Nah, jika semua tanggung jawab dan tantangan baru ini bisa dikerjakan dengan baik, saatnya mulai melihat peluang untuk bergerak ke atas dalam arti resmi (promosi, kenaikan gaji, dan lain-lain).

Tetapi jika Anda masih melakukan perkerjaan yang sama persis dari hari ke hari, tanpa banyak kesempatan untuk mengerjakan tanggung jawab dan tantangan baru, itu sudah pertanda sederhana bahwa di tempat ini Anda akan sulit berkembang dan bergerak ke atas. Tanpa kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan tanpa peluang baru, karier Anda sudah berhenti di tempat.

Langkah berikutnya:
Jangan pernah takut untuk meminta tanggung jawab dan tantangan baru pada atasan Anda, dan menunjukkan bahwa Anda dapat melakukan lebih dari yang Anda kerjakan sekarang. Ini akan membuktikan betapa berharganya Anda. Jika sudah melakukan itu tetapi tetap tidak dikabulkan, segera cari solusi –misalnya dengan berbicara mengenai hal ini kepada atasan yang lebih tinggi– atau tinggalkan.

4. Berhenti khawatir soal uang

Salah satu alasan orang enggan mengubah karier adalah mereka memiliki harapan yang tidak realistis tentang mendapatkan promosi yang cepat dan mendapatkan gaji yang lebih besar. Kebanyakan perubahan karier bergerak lateral atau bahkan memaksa Anda untuk mulai pada anak tangga yang lebih rendah. Tidak apa-apa. Pergi ke depan dan mulai dari bawah jika Anda harus, tetapi menyadari bahwa Anda dapat mengambil momentum saat Anda belajar keterampilan lebih dan mencari tahu semua seluk-beluk karier baru.

Salah satu alasan Anda merasa terjebak dalam karier yang begitu-begitu saja adalah  kondisi Anda tidak mendapatkan sesuatu yang mendorong Anda untuk berpikir secara berbeda.


close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==